Mengasah Empati Anak: Pentingnya Mengajarkan Anak Untuk Peduli


Mengasah empati anak memang sangat penting dalam mendidik anak-anak agar bisa peduli terhadap sesama. Banyak orangtua yang kadang lupa bahwa mengajarkan anak untuk peduli itu tak kalah pentingnya dengan mengajarkan hal-hal lain seperti belajar membaca atau matematika.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh psikolog anak, Dr. Alice Miller, mengasah empati anak sejak dini dapat membantu mereka untuk menjadi individu yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya. “Anak-anak yang memiliki empati yang kuat cenderung lebih peka terhadap perasaan orang lain dan lebih siap membantu saat diperlukan,” kata Dr. Miller.

Sebagai orangtua, kita bisa mulai mengajarkan anak untuk peduli sejak mereka masih balita. Misalnya, dengan mendengarkan cerita-cerita moral yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan empati. Kita juga bisa memberikan contoh nyata tentang bagaimana cara membantu orang lain atau hewan yang membutuhkan bantuan.

Selain itu, mengajarkan anak untuk peduli juga bisa dilakukan dengan melibatkan mereka dalam kegiatan sosial. Misalnya, mengajak anak untuk ikut dalam kegiatan penggalangan dana untuk korban bencana alam atau mengunjungi panti asuhan. Dengan melibatkan mereka dalam kegiatan-kegiatan seperti ini, anak akan belajar bahwa peduli terhadap sesama itu penting.

Menurut ahli pendidikan anak, Prof. Dr. Ani Hidayati, mengasah empati anak juga bisa dilakukan dengan memberikan mereka kesempatan untuk berempati terhadap orang lain. “Kita bisa mengajarkan anak tentang empati dengan memberikan mereka kesempatan untuk merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Misalnya, dengan meminta mereka untuk berpura-pura menjadi orang lain dan merasakan perasaan orang tersebut,” ujar Prof. Ani.

Jadi, jangan lupa untuk mengasah empati anak. Dengan mengajarkan anak untuk peduli, kita tidak hanya membantu mereka untuk tumbuh menjadi individu yang baik, tetapi juga membantu menciptakan generasi yang peduli terhadap sesama.